Jumat, Desember 9, 2022 ( GMT + 7.00 )

Perbedaan Katurangan dan Non Katurangan Yang Sering Diperdebatkan

Perbedaan Katurangan dan Non Katurangan

Perbedaan Katurangan dan Non Katurangan Yang Sering Diperdebatkan

Dalam dunia sabung ayam online, istilah katuranggan pada ayam bangkok aduan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga para bobotoh. Dimana kehadirannya sering kali dianggap sebagai ciri atau karakter khusus yang tidak dimiliki oleh setiap ayam sehingga menjadikannya sesuatu yang istimewa.

Faktanya kehadiran katuranggan sendiri sudah lama dipercayai sejak jaman dulu oleh botoh tua dan diturunkan ke anak cucunya. Sayangnya memasuki jaman modern seperti ini, kepercayaan ilmu satu ini kini mulai diperdebatkan oleh kalangan bobotoh. Dimana sebagian diantara mereka ada yang percaya dan sebagiannya tidak.

Simak Juga : Jenis Katuranggan Ayam Bangkok Super Ditakuti Di Dunia Sabung Ayam

Hal ini juga memunculkan istilah generasi katurangan dan non katurangan dikalangan bobotoh. Adapun pada artikel kali ini agen sabung ayam akan menjelaskan perbedaan kedua istilah tersebut yakni dalam.

Perbedaan Katurangan dan Non Katurangan Yang Sering Diperdebatkan

1. Generas Katuranggan

Untuk sebagian bobotoh yang percaya akan kehadiran katuranggan menganggap bahwa ayam yang dimiliki memiliki kelebihan tertentu. Ilmu yang sudah ada dan diturunkan sejak dari jaman dulu ini oleh nenek moyak botoh tua sering kali dijadikan sebagai tolak ukur dalam memilih ayam. Dimana nantinya hal ini akan menilai kualitas ayam laya tarung menjadi jawara atau tidak.

Umumnya katuranggan pada ayam sendiri beragam, mulai dari teknik tarung hingga ciri fisik yang dimiliki. Seperti dari bentuk sisik, warna bulu, mata, paruh, jalu, jengger dan ciri fisik lainnya. Hingga saat ini masih banyak bobotoh yang berpegang teguh akan kehadiran ilmu katuranggan.

2. Non Katuranggan

Untuk para bobotoh yang termasuk ke dalam generasi non katuranggan menganggap bahwa ilmu satu ini hanyalah sebuah mitos/primbon yang tidak dapat dipercaya. Dimana mereka menganggap bahwa kehadiran setiap ayam sama saja dan lebih percaya dengan membuktikannya langsung dengan diadu dalam arena laga.

Bahkan ketimbang menilai langsung dari ciri fisik yang dimiliki, bobotoh generasi ini lebih menyukai melihat langsung teknik tarung sang ayam. Yang nantinya akan dinilai langsung untuk menentukan kualitasnya bagus atau tidak.

Tak jarang karena perbedaan pendapat antara kehadiran katuranggan ini sering kali membuat para bobotoh berdebat dan bertikai. Bahkan karena tidak saling terima, membuat kedua kubu ini saling menyerang lewat perkataan sehingga memunculkan permusuhan yang notabennya memiliki hobi yang sama.

Maka dari itu, meski berbeda namun setiap bobotoh disarankan untuk tidak terlalu larut dalam emosi. Sebaiknya kedua kubu harus menghargai kepercayaan masing-masing guna mencegah perdebatan.

Simak Juga : Tradisi Sabung Ayam Indonesia Yang Sudah Mendarah Daging

Demikian Pembahasan Sabung Ayam Online mengenai Mengetahui Perbedaan Katurangan dan Non Katurangan Yang Sering Diperdebatkan oleh Tim sukses Situs Sabung Ayam Online . Semoga artikel ini bisa membantu anda para bobotoh sabung ayam. Terima Kasih.